Dishub Berau Usulkan Konversi Lampu PJU Nonmeter ke Sistem Meteran Demi Efisiensi
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng menegaskan bahwasanya Pemkab Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan upaya pemeliharaan dan perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), termasuk pengelolaan lampu nonmeter dan tenaga surya di wilayahnya.
“Menekankan
pentingnya efisiensi dan peralihan sistem guna menunjang pelayanan kepada
masyarakat. Perlu dibedakan antara PJU nonmeter yang terpasang di tiang
listrik dan dikelola langsung oleh pemerintah daerah, dengan PJU tenaga surya
yang pemasangannya langsung dari Dishub,” jelas Andi, belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa
berdasarkan kewenangan, pemeliharaan PJU kini berada di bawah tanggung jawab
Dinas Perhubungan. Setiap tahunnya, Dishub Berau menerima anggaran sebesar
Rp147 juta untuk pemeliharaan PJU dan sekitar Rp400 juta untuk kebutuhan suku
cadang, termasuk traffic light.
Namun, menurut Andi,
jumlah titik PJU yang harus dipelihara terus meningkat, sehingga anggaran yang
ada dirasa belum mencukupi. Saat ini, tercatat lebih dari 1.500 titik PJU nonmeter tersebar di 13 Kecamatan yang belum terjangkau perbaikan secara maksimal.
PJU nonmeter ini tidak melalui Dishub untuk pembayarannya, karena terhubung
langsung ke tiang listrik PLN dan dibayar flat.
“Untuk itu, kami mengusulkan agar ke depan PJU nonmeter ini dialihkan menjadi sistem meteran,” ujarnya lagi.
Menurut Andi,
penggunaan sistem meteran akan membuat pembayaran listrik lebih efisien karena
daya yang dibayar sesuai dengan yang digunakan. “Kami sudah berkoordinasi
dengan DPRD agar usulan ini dapat direalisasikan. Insyaallah jika
disetujui, langkah ini bisa menekan pemborosan dan meningkatkan kualitas
pelayanan penerangan jalan di Berau,” tutupnya. (sep/FN)